Senin, 07 Maret 2011

Skema Pemasangan Power Ampilifier Yang Sering digunakan

Memang banyak cara untuk merangkai amplifier dengan  urutan yang di inginkan,tetapi tidak semua rangkaian yang dibuat menghasilkan suara yang maksimal. banyak orang yang mengira fungsi dari "tone control" itu sedikit, sehingga banyak yang mengabaikan hal tersebut. padahal fungsi dari alat tersebut sangatlah besar, seperti contohnya mengatur besar bass dan treble. tone control banyak sekali macamnya, mulai dari yang biasa-biasa (baxandal), gabungan dari subwoofer,bahkan ada yang memakai middle. Middle adalah alat yang di gunakan untuk mengatur suara vokal, berbeda dengan treble, kalau treble mengatur suara simbal musik atau yang suara yang berfrekuensi tinggi. terkadang ada yang menambahkan "Galaxy" atau "Turbo Bass", yaitu sebagai penjernih suara dan penambah bass. urutannya biasanya yaitu, input dari DVD/VCD/TAPE,kemudian dimasukkan ke galaxy,kemudian hasil output galaxy dimasukkan ke tone control,setelah itu barulah dimasukkan ke power amplifier. untuk ukuran amplifier tergantung keinginan,biasanya kawan-kawan memakai power amplifier 150 watt.
merangkai amplifier tidak harus secara urutan versi saya, byasanya orang merangkai sesuai dengan keinginanya. kalau saya menggunakan mixer, mixer hasil suaranya lebih keras dan pengaturanya banyak, sehingga bebas mengatur dengan keinginan. berikut ini adalah rangkaian mixer 3 potensio:

2 komentar:

  1. Kang Rozaq, mau tanya mengenai urutan pemasangan DVD, EQUALIZER, TONE KONTROL, MIXER, POWER hasilnya tidak Stereo kenapa ya, Mohon pemjelasannya, terima kasih

    BalasHapus
  2. mz mo nanya nhi..powe Q kok basnya kurang glegar ya????Q pake blazer 300w 2 buah trafo 10A..speker acr 12" bunyinya kok ecek2 bgt....bantu solusi y

    BalasHapus